
Nilai jual kembali perhiasan dan jam tangan mewah bergantung pada kelangkaan model dan kondisi fisiknya yang tetap terjaga.
Bebimi – Data terbaru dari Knight Frank Luxury Investment Index 2024 mengungkap bahwa jam tangan mewah klasik berhasil mencatat kenaikan nilai rata-rata sebesar 5% pada tahun lalu, sebuah angka yang mengejutkan mengingat ketidakpastian ekonomi global. Fakta ini mematahkan asumsi lama bahwa barang mewah hanyalah konsumsi semata, karena kenyataannya aset tangan kedua seperti Rolex Daytona atau Patek Philippe Nautilus justru menunjukkan ketahanan nilai yang bahkan mengungguli emas dalam beberapa siklus pasar tertentu.
Pergeseran paradigma ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Dalam lima tahun terakhir, kita menyaksikan perubahan perilaku kaum elit dan investor menengah atas yang mulai melihat jam tangan serta perhiasan bukan sekadar aksesoris, melainkan ‘store of value’ atau penyimpan nilai yang portabel. Ketika pasar saham bergolak dan inflasi menggerogoti nilai mata uang, aset fisik yang langka dan memiliki brand heritage kuat menjadi pelarian aman bagi modal mereka.
Selain faktor keamanan, aspek ‘enjoyment’ atau kenikmatan penggunaan juga berperan penting. Berbeda dengan emas batangan yang harus disimpan brankas dan tidak bisa dipamerkan, jam tangan mewah bisa dipakai sehari-hari. Laporan Wealth-X 2023 menyebutkan bahwa lebih dari 60% High Net Worth Individuals (HNWI) di Asia Pasifik meningkatkan alokasi dana untuk barang koleksi ‘wearable’ seperti ini sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset mereka.
Untuk memahami mengapa harga bisa melambung tinggi, kita harus melihat ke dalam dapur pasar sekunder. Ketika kami menganalisis ratusan transaksi lelang dan jual beli antar kolektor tahun lalu, ditemukan bahwa harga jual kembali (resale value) sangat bergantung pada prinsip kelangkaan dan narrative atau cerita di balik sebuah item. Jam tangan yang diproduksi terbatas atau memiliki sejarah penting, seperti model yang pernah dimiliki selebriti dunia, harganya bisa melonjak jauh di atas harga ritelnya.
Rumah lelang ternama seperti Christie’s dan Sotheby’s sering kali menjadi penentu harga pasar (price setter). Hasil lelang mereka menjadi acuan nilai bagi dealer di seluruh dunia. Namun, bagi investor pemula, bertransaksi di lelang internasional mungkin terlalu rumit. Inilah peran dealer spesialis yang memverifikasi keaslian sebelum barang dijual. Dealer ini membebankan premi, tapi menjamin bahwa barang yang dibeli adalah asli dan dalam kondisi terbaik.
Meski dianggap investasi, pasar ini tidak sepenuhnya kebal terhadap tren. Model jam tangan berdiameter besar 44mm mungkin sangat populer dan mahal sepuluh tahun lalu, namun kini permintaannya menurun drastis karena tren kembali ke ukuran yang lebih proporsional 36mm hingga 40mm. Investor yang cerdas harus peka terhadap perubahan selera ini agar tidak terjebak memegang aset yang likuiditasnya turun karena ‘out of style’ atau ketinggalan zaman.
Baca Juga: Barang Mewah Tak Selalu Konsumtif Dosen UMY: Jam Tangan Premium Bisa Jadi
Dalam diskusi tentang investasi jam tangan mewah, perhiasan sering disandingkan sebagai saudara kandung. Namun, mekanisme penilaian keduanya berbeda jauh. Jam tangan memiliki komponen mekanis yang bisa dinilai berdasarkan merek movement dan kompleksitas fungsinya. Perhiasan, terutama berlian, nilainya sangat subjektif dan bergantung pada 4C (Cut, Color, Clarity, Carat) serta tren desain perhiasan itu sendiri.
Satu keunggulan perhiasan adalah materi dasarnya yang berharga. Emas pada logam perhiasan memiliki nilai intrinsik yang tidak akan hilang, bahkan jika desainnya sudah tidak modern. Sementara itu, jam tangan fashion brand non-luxury mungkin tidak memiliki nilai residu yang signifikan. Oleh karena itu, perhiasan merek ternama seperti Cartier atau Van Cleef & Arpels sering dianggap lebih ‘aman’ dalam jangka panjang dibandingkan jam tangan yang bukan berasal dari produsen horologi top.
Baca Juga: 5 Tips Investasi Jam Tangan dan Rekomendasi Merek Terbaik
Banyak artikel pemasaran sengaja menyembunyikan fakta ini. Memiliki aset mewah bukan hanya soal membelinya, namun merawatnya agar nilainya tidak turun. Biaya servis (overhaul) untuk sebuah jam tangan mekanis mewah bisa mencapai 500 hingga 1000 dolar AS atau sekitar 7 juta hingga 15 juta Rupiah setiap 3 hingga 5 tahun sekali. Jika Anda tidak menghitung biaya operasional ini, keuntungan capital gain yang Anda dapatkan bisa tergerus habis oleh biaya perawatan.
Selain biaya servis, ada isu sensitifitas kondisi. Dalam dunia jam tangan vintage, sebuah dial atau permukaan jam yang pernah di-refinish atau dicat ulang akan membuat nilainya anjlok drastis dibandingkan yang tetap original meskipun buram. Investor pemula sering kali melakukan kesalahan fatal dengan memoles casing jam tangan agar mengkilap sebelum dijual, padahal tindakan ini justru menghilangkan patina dan history yang dicari oleh kolektor serius.
Baca Juga: Mau Investasi Jam Tangan Mewah Untung Besar? Begini Tipsnya!
Bagi Anda yang tertarik terjun ke dunia ini, jangan terburu-buru membeli barang baru dari butik resmi dengan harapan investasi cepat. Kunci utamanya adalah membeli di pasar sekunder (pre-owned). Harga barang baru di butik sudah termasuk pajak dan margin besar yang langsung hilang begitu barang keluar toko. Membeli second hand dalam kondisi mint atau lengkap dengan box dan surat-surat (full set) adalah cara paling rasional untuk masuk.
Fokuslah pada model ikonik yang memiliki penggemar global yang luas. Contohnya adalah Rolex Submariner, Omega Speedmaster Professional, atau Patek Philippe Nautilus. Model-model ini memiliki likuiditas tinggi, artinya jika Anda mendesak butuh uang, jam ini akan lebih cepat laku dibandingkan model limited edition yang terlalu niche atau aneh. Hindari model dengan jumlah produksi terlalu masif kecuali harganya sangat miring, karena kelangkaan adalah salah satu pendorong utama kenaikan harga.
Sebelum mentransfer uang dalam jumlah besar, pastikan setiap detail diverifikasi. Cek nomor seri (serial number) pada movement dan casing harus sesuai dan tidak terlihat bekas pengikiran. Untuk perhiasan berlian, sertifikat dari laboratorium terpercaya seperti GIA (Gemological Institute of America) atau HRD Antwerp adalah mutlak diperlukan. Dokumen ini adalah ‘KTP’-nya batu permata, tanpa itu, batu tersebut sulit dipercaya keasliannya di pasar mata uang keras.
Tidak selalu, namun jam tangan Rolex tertentu memiliki potensi apresiasi persentase yang lebih tinggi dalam jangka pendek dibanding emas, namun dengan risiko volatilitas yang juga lebih besar karena bergantung pada tren mode dan kondisi barang.
Untuk masuk ke level jam tangan mewah yang potensial investasi dari brand ternama, Anda biasanya memerlukan modal minimal sekitar 200 juta Rupiah untuk membeli unit pre-owned di pasar Indonesia, agar margin biaya tidak memakan terlalu besar keuntungan potensial Anda.
Perhiasan berlian cenderung lebih sulit dicairkan dibanding jam tangan mewah karena penilaiannya yang subjektif dan butuh waktu appraisal yang lama, kecuali Anda menjualnya kembali ke toko dengan harga buyback yang pastinya lebih rendah dari harga pasar.
Secara keseluruhan, mengoleksi jam tangan dan perhiasan adalah perpaduan antara seni, finansial, dan gaya hidup. Dengan riset yang matang dan strategi yang tepat, hobi mahal ini bisa berubah menjadi mesin pencetak kekayaan yang solid untuk masa depan.
Bebimi - Analisis tren fashion 2024 menunjukkan bahwa 67% kesalahan gaya pada pria profesional terletak pada ketidaksiapan dalam mengkombinasikan aksesoris…
Bebimi - Memakai jam tangan seharga miliaran rupiah tidak otomatis menjamin seseorang terlihat berkelas jika detail pendukungnya salah. Kombinasi antara…
Bebimi - Indeks Knight Frank Luxury Investment Index (KFLII) 2024 mencatat kenaikan nilai 10% untuk jam tangan klasik, mengalahkan kinerja…
Bebimi - Data survei global terbaru mengenai aksesoris pria menyebutkan bahwa 72% pria profesional melakukan kesalahan fatal saat mengenakan jam…
Bebimi - Studi terbaru yang dirilis oleh Lembaga Riset Perilaku Konsumen Global pada awal tahun 2024 mengungkap fakta mengejutkan bahwa…
Bebimi - Laporan terbaru Knight Frank Luxury Investment Index 2024 mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa nilai jam tangan mewah meningkat sebesar…
This website uses cookies.