
Bebimi – Tahun 2025 menjadi panggung baru bagi Seiko untuk mengukuhkan diri di dunia horologi melalui lini Prospex Diver’s, yang kembali diperbarui dengan tiga Jam Prospex Terbaru. Dua di antaranya hadir sebagai bagian dari kolaborasi berkelanjutan dengan PADI (Professional Association of Diving Instructors). Sementara satu model berdiri sebagai varian non-PADI dengan karakteristik warna biru yang memikat. Ketiganya mengusung tema laut yang kuat dengan detail visual yang khas dan spesifikasi teknis tangguh untuk penyelam profesional maupun penggemar jam diver kasual.
Mengusung DNA dari model legendaris 62MAS yang pertama kali diluncurkan pada tahun 1965. SPB501J1 tampil dengan pendekatan kontemporer tanpa menghilangkan sentuhan klasik. Case berukuran 40 mm ini terbuat dari stainless steel dengan bentuk yang proporsional dan nyaman di pergelangan. Yang paling menonjol dari jam ini adalah dial hijau emerald dengan pola gradasi ombak laut, memberikan kesan kedalaman visual yang sangat estetis.
Seiko melengkapi SPB501J1 dengan movement 6R55 yang menawarkan cadangan daya hingga 72 jam, menjadikannya ideal untuk penggunaan jangka panjang. Tak ketinggalan, jam ini dibekali dengan crystal safir berkubah serta ketahanan air hingga 300 meter. Hal ini menjadikannya salah satu diver paling tangguh di kelasnya.
Menariknya, jam ini hadir tidak hanya dengan bracelet baja, tetapi juga dilengkapi dengan strap kain daur ulang dari jaring ikan. Sebuah pendekatan ramah lingkungan yang menunjukkan komitmen Seiko terhadap keberlanjutan.
Baca Juga : Tangan Bionik Buatan Startup Indonesia Ini Hebohkan Dunia!
Masih dalam kolaborasi dengan PADI, Seiko juga meluncurkan model SRPL53K1, yang mengambil bentuk Samurai modern. Case yang tajam dan maskulin berukuran 41.7 mm ini cocok untuk penggemar desain tegas dan teknikal.
Dial SRPL53K1 menampilkan warna hijau laut gradasi dengan motif gelombang air khas PADI di bagian bawah. Dipadukan dengan bezel unidirectional dalam nuansa hijau yang senada, jam ini memberikan kesan tangguh sekaligus artistik.
Menggunakan movement 4R35 dengan cadangan daya 41 jam, SRPL53K1 menawarkan performa stabil untuk penggunaan harian maupun aktivitas menyelam. Dengan ketahanan air 200 meter, jam ini sudah cukup mumpuni untuk rekreasi diving.
Sebagai alternatif non-PADI, Seiko juga memperkenalkan SRPL51K1. Model “Samurai” dengan warna biru kobalt cerah yang menonjol di antara model diver lainnya. Dial biru gradasi dengan indeks tegas dan bezel matching memberikan tampilan segar namun tetap ikonik.
Spesifikasinya nyaris identik dengan SRPL53K1: movement 4R35, ketahanan air 200 meter, serta dimensi case yang sama. SRPL51K1 menjadi pilihan ideal bagi mereka yang menyukai desain bersih tanpa logo PADI, namun tetap menginginkan karakter desain yang kuat dan berani.
Peluncuran ketiga Jam Prospex Terbaru ini disambut hangat oleh komunitas horologi global. Para kolektor menilai bahwa Seiko berhasil menggabungkan keindahan desain laut dengan kepraktisan fungsi diving, tanpa mengorbankan estetika.
SPB501J1 dianggap sebagai pilihan mewah berkat konstruksi yang lebih halus dan movement yang superior. Sedangkan SRPL53K1 dan SRPL51K1 lebih menonjol dalam konteks kasual sporty dengan harga yang relatif terjangkau.
Setiap diver punya karakter dan keunggulan tersendiri. Apakah Anda lebih cocok dengan gaya heritage seperti SPB501J1, atau lebih menyukai pendekatan modern minimalis seperti SRPL51K1? Di artikel selanjutnya, kita akan membahas cara memilih diver watch yang paling sesuai dengan gaya hidup, frekuensi penggunaan, serta selera estetika Anda.
Bebimi - Pasar barang mewah di Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 15 persen pada tahun 2023 lalu, namun ironisnya, kurang…
Bebimi - Industri barang mewah global mencatat rekor penjualan sebesar 32 miliar dolar AS pada tahun 2023, dengan jam tangan…
Bebimi - Laporan industri fesyen global 2024 menunjukkan bahwa penjualan aksesoris hybrid meningkat 34% setiap tahun, namun 70% konsumen masih…
Bebimi - Industri barang mewah global mencatat kenaikan nilai yang mengejutkan di tengah perlambatan ekonomi, di mana sektor jam tangan…
Bebimi - Data terbaru dari Knight Frank Luxury Investment Index 2024 mengungkap bahwa jam tangan mewah klasik berhasil mencatat kenaikan…
Bebimi - Analisis tren fashion 2024 menunjukkan bahwa 67% kesalahan gaya pada pria profesional terletak pada ketidaksiapan dalam mengkombinasikan aksesoris…
This website uses cookies.