Bebimi – Dalam dunia jam tangan mewah, Rolex selalu berhasil memadukan presisi teknik dengan nilai estetika yang tinggi. Di tahun 2025, Rolex kembali mencuri perhatian para kolektor dengan meluncurkan varian baru dari lini GMT-Master II, yaitu Rolex GMT-Master II 126715CHNR dengan dial “Tiger Iron” sebuah interpretasi artistik yang memperkenalkan kekayaan alam sebagai bagian dari identitas sebuah arloji modern.
Lebih dari sekadar alat penunjuk waktu, model ini mencerminkan filosofi desain yang menjembatani kemewahan material, ketangguhan fungsi, dan pesona eksklusivitas yang hanya bisa ditawarkan oleh Rolex.
Sorotan utama dari GMT-Master II edisi ini terletak pada dial-nya yang terbuat dari batu alam “Tiger Iron”, kombinasi dari tiger’s eye, red jasper, dan hematite. Setiap lembar dial dipotong dari batu alami dan memiliki pola berbeda-beda, menjadikannya unik tak ada dua jam yang benar-benar sama.
Hasil akhirnya adalah tampilan dial dengan guratan emas, merah, dan hitam yang hidup di bawah cahaya, memberikan kesan dinamis, misterius, dan sangat berkelas. Tiger Iron sendiri dikenal sebagai batu yang melambangkan kekuatan dan ketahanan, nilai-nilai yang sangat cocok dengan karakter GMT-Master II.
“Baca Juga: Tren Fesyen Lebaran dan Dampak Lingkungan: Solusi Cerdas dari Para Pakar”
Case jam ini dibuat dari emas Everose 18 karat, paduan eksklusif khas Rolex yang tahan terhadap pemudaran warna. Sentuhan warna merah muda metalik memberikan kontras yang menawan dengan bezel cokelat-hitam dan dial bercorak alam, menciptakan kesan elegan namun tetap maskulin.
Bezel dua arah berputar ini terbuat dari Cerachrom, material keramik ultra-tahan gores yang menjadi standar pada jam-jam profesional Rolex. Kombinasi warna hitam dan cokelat sering disebut sebagai “Root Beer”, namun versi Tiger Iron ini menawarkan nuansa yang lebih dalam dan bertekstur.
Di balik penampilan mewahnya, GMT-Master II 126715CHNR mengusung mesin kaliber 3285, salah satu mesin paling canggih yang dikembangkan Rolex. Kaliber ini mendukung fungsi GMT, memungkinkan pengguna melacak dua zona waktu sekaligus. Fitur ini sangat berguna bagi pelancong internasional atau profesional global.
Mesin ini juga memiliki cadangan daya hingga 70 jam, serta dilengkapi dengan fitur Chronergy escapement yang meningkatkan efisiensi energi dan ketahanan terhadap medan magnet. Seperti semua jam tangan Rolex, mesin ini bersertifikat Superlative Chronometer, menjamin akurasi tinggi (−2/+2 detik per hari) setelah casing dirakit.
GMT-Master II Tiger Iron ini tahan air hingga 100 meter. Jam ini cocok untuk penggunaan harian yang aktif, termasuk aktivitas outdoor ringan dan perjalanan jauh. Gelang Oyster dari emas Everose dilengkapi dengan sistem Easylink. Hal ini memungkinkan penyesuaian panjang gelang dengan mudah tanpa alat tambahan meningkatkan kenyamanan. Terutama saat perubahan suhu atau kondisi pergelangan tangan.
“Baca Juga: Watches and Wonders 2025 Hadirkan Jam Tangan Edisi Racing dari TAG Heuer”
Rolex GMT-Master II 126715CHNR Tiger Iron bukan hanya jam tangan biasa. Ia adalah kombinasi dari keahlian teknis, nilai seni, dan simbol status. Dengan jumlah produksi terbatas dan dial batu alam yang unik pada setiap unit. Jam ini jelas menyasar kolektor serius dan penggemar horologi yang mencari sesuatu yang lebih dari sekadar mekanisme presisi.
Fungsionalitas GMT membuatnya tetap relevan sebagai alat bantu profesional, sementara estetika dial dan casing menjadikannya perhiasan maskulin yang tak biasa.
Model ini hanya tersedia melalui pengecer resmi Rolex dan diproduksi dalam jumlah terbatas. Mengingat tingginya permintaan serta keunikan bahan dial-nya, GMT-Master II Tiger Iron diperkirakan akan menjadi salah satu item koleksi paling dicari di tahun ini.
Harganya mencerminkan penggunaan material mewah, kerumitan pembuatan, serta nilai eksklusivitasnya. Untuk mengetahui harga dan ketersediaan, calon pembeli disarankan untuk langsung menghubungi distributor Rolex terdekat.